Customize Consent Preferences

We use cookies to help you navigate efficiently and perform certain functions. You will find detailed information about all cookies under each consent category below.

The cookies that are categorized as "Necessary" are stored on your browser as they are essential for enabling the basic functionalities of the site. ... 

Always Active

Necessary cookies are required to enable the basic features of this site, such as providing secure log-in or adjusting your consent preferences. These cookies do not store any personally identifiable data.

No cookies to display.

Functional cookies help perform certain functionalities like sharing the content of the website on social media platforms, collecting feedback, and other third-party features.

No cookies to display.

Analytical cookies are used to understand how visitors interact with the website. These cookies help provide information on metrics such as the number of visitors, bounce rate, traffic source, etc.

No cookies to display.

Performance cookies are used to understand and analyze the key performance indexes of the website which helps in delivering a better user experience for the visitors.

No cookies to display.

Advertisement cookies are used to provide visitors with customized advertisements based on the pages you visited previously and to analyze the effectiveness of the ad campaigns.

No cookies to display.

TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA) DI MATA ORANG TUA PEKERJA

TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA) DI MATA ORANG TUA PEKERJA

0

Ayah, Bunda dan Sobat PAUD, Taman Penitipan Anak (TPA) merupakan salah satu bentuk satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) jalur pendidikan nonformal yang menyelenggarakan program pendidikan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia 6 (enam) dengan prioritas sejak lahir sampai usia 4 tahun. TPA merupakan program kesejahteraan anak yang dapat menyelenggarakan layanan PAUD secara terintegrasi dengan perawatan dan pengasuhan anak usia dini.

TPA memberikan layanan yang holistik dan integratif. Holistik berarti seluruh kebutuhan peserta didik untuk tumbuh dan berkembang (kesehatan, gizi, pendidikan, pengasuhan dan perlindungan), dilayani dalam lembaga. Integratif berarti semua lembaga TPA melakukan kerjasama dengan lembaga mitra serta berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait (Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak, 2015).

Sobat PAUD, dari 205.320 total satuan PAUD di Indonesia, terdapat 2.676 TPA atau sekitar 0,013% (https://dapo.kemdikbud.go.id/sp tanggal 24 Oktober 2022). Dengan demikian, maka TPA ini menjadi salah satu alternatif bagi orang tua pekerja untuk menitipkan anaknya sepanjang hari.

oppo_0

Walaupun demikian, orang tua tetap memiliki tugas dan tanggung jawab untuk memberikan stimulasi tumbuh kembang anaknya. Dengan durasi penyelenggaraan layanan PAUD dari pagi sampai siang hari seperti di Taman Kanak-kanak, Kelompok Bermain, maupun Satuan PAUD Sejenis, maka permasalahan selanjutnya adalah langkah apa yang akan dilakukan oleh orang tua pekerja ini ketika anaknya pulang ke rumah?

Sebagian mungkin dapat menitipkan anaknya kepada pengasuh (babysitter) atau kepada keluarga lain seperti kakek, nenek, dsb. Tetapi juga ada orang tua yang akhirnya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan demi mengasuh anak mereka. Hal ini akan berdampak pada berkurangnya sumber pendapatan rumah tangga. Pada akhirnya akan berimbas pada daya beli yang juga ikut menurun. Tak hanya itu bahkan berimbas pada penyediaan kualitas dan kuantitas asupan nutrisi maupun kesehatan anak. padahal hal tersebut menjadi salah satu pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini untuk dapat tumbuh dan kembang dengan opimal. Ketika kekurangan penyediaan kualitas tersebut terjadi di banyak rumah tangga, maka akibatnya adalah problema stunting akan menjadi ancaman nyata bagi anak usia dini yang ada ada keluarga tersebut.

SUMBER : PAUDPEDIA

Leave a Reply

Your email address will not be published.

× Ada Pertanyaan?